HEADLINE

Tercabik Cabik Digigit Komodo Kaki Dan Tangan Thai Warga Pulau Rinca babak Belur

/

Redaksi / Sabtu, 07 Juli 2018 / 01:50 WIB

Sebarkan:
Foto : Korban Gigitan Komodo saat di evakuasi

Labuan Bajo NTT | Media Nasional | oborkeadilan.com - Seorang warga Pulau Rinca bernama Thai, umur 70 Tahun digigit seekor Komodo pada  Jumat, (6/07/).

Korban digigit pada kaki dan tangan bagian kanan. Dengan luka sobekan yang banyak dan dalam, korban Thai pun saat ini mendapatkan perawatan intensif di Ruang UGD RS Siloam, Labuan Bajo.

“Kita belum tahu kenapa korban digigit Komodo. Padahal setiap hari dia menjaga kebun sendirian “, ujar Dju Boeky, Kepala SPTN Pulau Rinca kepada media malam ini.

Komodo disebut biawak komodo (Varanus komodoensis), adalah spesies kadal terbesar di dunia. Secara alami hanya ditemui di Indonesia tepatnya di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara. Penduduk asli pulau Komodo menyebutnya Ora.

Kajian berbagai sumber menunjukkan reptil besar ini dapat berlari cepat hingga 20 kilometer per jam pada jarak yang pendek. Komodo juga bisa berenang dengan sangat baik dan mampu menyelam sedalam 4.5 meter.

Komodo juga pandai memanjat pohon menggunakan cakar yang kuat. Untuk menangkap mangsa yang berada di luar jangkauannya, komodo dapat berdiri dengan kaki belakangnya dan menggunakan ekor sebagai penunjang.

Komodo menggunakan lidahnya untuk mendeteksi rasa dan mencium stimulus. Lidah komodo panjang, berwarna kuning, dan bercabang. Komodo adalah hewan karnivora.

Pengelola Taman Nasional Komodo yang terletak di antara Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat, mencatat sejauh ini sudah 16 orang digigit komodo. Insiden serangan komodo itu tercatat sejak 1987 hingga kini. Dari seluruh korban itu, empat orang di antaranya meninggal.

Untuk diketahui, sebelumnya satwa langka komodo ini  menyerang wisatawan berjumlah sekitar 30 orang. Dari jumlah itu, salah satunya dilaporkan hilang ditelan komodo.

Data ini tidak termasuk pekerja bangunan atau para pekerja yang melakukan kegiatan pembangunan di kawasan itu. Terakhir, seorang petugas TNK digigit pada November 2011, dan meninggal pada Mei 2012.

"Kalau pekerja bangunan, pekerja lain-lain memang sudah banyak yang digigit komodo dan ada yang meninggal," katanya, seperti dilansir Antara, Jumat (5/5).silam.

Adapun korban wisatawan asing, dari data yang ada, sudah dua wisatawan asing yang diserang komodo dan satu di antaranya meninggal dunia dan jasadnya tidak ditemukan.

Fakta ini menunjukkan bahwa, komodo adalah jenis binatang kanibal yang bisa memakan daging hewan dan juga manusia, sehingga harus diwaspadai.

Karena itu, siapa pun yang memasuki kawasan itu untuk melihat komodo, di Taman Nasional Komodo harus berhati-hati, cukup melihat dari jarak jauh. Tidak perlu terlalu dekat karena bisa diserang bahkan dimangsa hewan itu.( AJW)

Editor : Louis Mindjo
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan

Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI