HEADLINE

Gara Gara Argumen, Kedua Oknum TNI/Polri Menembak Nelayan Orang Asli Papua

/

Redaksi / Kamis, 14 Juni 2018 / 09:50 WIB

Sebarkan:

SORONG | Media Nasional Obor Keadilan | Pernyataan yang dilakukan oleh Ketua DAP Wilayah III Doberay terkait Penganiayaan dan Penembakan yang dilakukan oleh Oknum Anggota Brimob dan Oknum Anggota TNI di Pelabuhan Jembatan Puri- Kota Sorong, Rabu 13/6/18.

Ketua DAP Wilayah III Kecewa dengan tindakan Penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Aparat Keamanan yang hampir menewaskan Nelayan Orang. Asli Papua atas nama Frans Kabarek berusia 28 Tahun.
Aksi koboy yang dilakukan oleh oknum Aparat ini merupakan Pelanggaran HAM dan segera pelaku di Proses Hukum yang berlaku serta dipecat  dari Kesatuannya karena telah mencederai kedua Institusinya.

kami mendesak agar kedua oknum dijatuhi Hukuman seberat-beratnya dan jangan ada pilih kasih dalam kasus ini,  kami mau lihat sejauh mana keseriusan Aparat Keamanan dalam memproses kasus ini, apalagi hari ini ada aksi di beberapa Daerah termasuk Kota Sorong terkait kasus HAM Wasior berdarah dan hari ini juga terjadi Penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Aparat Keamanan terhadap Warga Sipil Orang Asli Papua.


Penulis : Ketua DAP Wilayah III Doberay Mananwir Paul Finsen mayor, S.IP
Editor : Oriyen


Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan

Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI