HEADLINE

Geger Kades Tornagodang Pernah Ancam Akan Membunuh Warga Karena Melaporkan ke Kejaksaan Negeri Tobasa

/

Redaksi / Rabu, 23 Mei 2018 / 16:37 WIB

Sebarkan:
Penulis : Obor Panjaitan 

●Ketua IPAR (Ikatan Pers Anti Rasuah )

●PENDIRI MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN 

● Deputi Litbang Pusat  FPII ( Forum Pers Independen Indonesia )
Foto : Amrin Panjaitan Kades Tornagodang. 

Jakarta | Media Nasional Obor keadilan | Rabu 23/ 05 -2018 , Carut Marut Tata kelola Dana Desa Tornagodang juga sengkarut Dugaan Pencurian , Perampokan Hak Warga Tornagodang telah Berlangsung kurang lebih 4 Tahunan.
Carut Marut Tata kelola Dana Desa Tornagodang Ini Menyeret Amrin Panjaitan ke Ranah hukum dan saat ini sedang diproses pihak Polres Tobasa.

Pihak Yang Melaporkan Amrin Panjaitan dan Plt Kades Jamotan silaen ke Polisi di inisiasi Oleh Pegiat Anti Rasuah ( Korupsi ) Nasional Obor Panjaitan di dukung Aktivis sumatera utara dalam Hal ini Prengky Silitonga Kontributor Media TV SCTV.
Awal Laporan Ahir 2017 lalu Ini dilayangkan Obor Panjaitan melalui Surat Elektronik dan di komunikasikan dengan Pihak Polda Sumut.

Atas Atensi Pihak Polda Sumut saat itu langsung mendapat Respons dari Kepolisian Resort Tobasa.
Sehingga Pada Tgl 16 Mei 2018 Obor Panjaitan Ketua IPAR Ikatan Pers Anti Rasuah telah Memenuhi undangan Pihak Polres Tobasa Atensi langsung dari Kapolres Tobasa dan wakapolres sehingga hari itu ( 16 Mei 2018 ) telah rampung Interogasi keterangan selaku Pelopor Pelaporan kasus Korupsi Dana Desa Tornagodang tersebut .

"Melalui Percakapan Via Whatsapp Kapolres Tobasa AKBP Elvianus Laoli SIK menyatakan Siap Atensi untuk Percepatan Penanganan Kasus Korupsi yang menimpa Kades Tornagodang dan beberapa Terlapor Lainnya."

Wartawan Sctv Balige Prengky Silitonga bersama sama Dengan Pegiat Anti Rasuah Obor Panjaitan Ketua IPAR Ikatan Pers Anti Rasuah Mencoba menelusuri Aliran dan dugaan kejahatan  permainan Kotor yang di lakukan Kades Tornagodang dan beberapa Terlapor Lainnya selama ini , sangat Mengejutkan Dan miris Bahwa Desa Tornagodang telah benar benar buruk dan Black list dimata Pemerintah Daerah Tobasa.
Hal Ini disampaikan beberapa kepala Dinas Bahkan program Bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan tahun 2018 ini nihil buat Tornagodang padahal desa desa lainnya dapat Bantuan program.
Begitu juga dinas Koperindag turut menyatakan Bahwa Desa Tornagodang sudah di cap Jelek alias tidak layak dapat Bantuan karena kerap di selewengkan dan selalu Ribut Pungkas Para Kadis Tobasa.( Rekaman Video dan suara ada_Red)

Ketika Di Pertanyakan alasan apa membuat Desa Tornagodang dicap Jelek alias black List?
Pejabat Kadis secara terang Benderang menjawab karena Tiap dapat Bantuan dan Dana selalu Kisruh dan Ribut dan penuh intrik jahat dugaan Perampasan Perampokan Hak hak warga .
Banyak Sekali Bantuan masuk ke Desa Tornagodang selama ini tapi selalu carut Marut.  Kepala Desa Tornagodang dan beberapa oknum perangkat Desa Ribut melulu dan Tidak Beres lah Pangkas Pejabat Tobasa Dengan Nada kesal.

Carut Marut Tata kelola Dana Desa Tornagodang dan Berbagai Jenis bantuan Hibah Pemerintah Daerah dan Pusat Ini ditimbulkan Akibat ketidak sanggupan Kades Menjalan kan kepemimpinannya ..
Diduga Dua kali Pemilihan Kepala Desa Tornagodang yang Bersangkutan Melakukan Praktik Kotor Menyuap Warga Tornagodang Sebesar Rp 200 hingga rp  450 / orang agar memilih dirinya.

LAPORAN POLISI Terhadap Amrin Panjaitan Selaku Kades Tornagodang Ini mendapat Tanggapan Positif Sekaligus membawa Harapan Dimasa yang akan datang.  Banyak sekali yang Bersyukur jika Amrin Panjaitan ini dipenjarakan pungkas warga yang tidak mau diekspos nama nya.
Harta Dan Aset Amrin Tiba Tiba Melonjak sejak Menjabat Kepala Desa dari Pembelian Truk dan Gonta mengganti Mobil juga di duga Membeli beberapa bidang Tanah mendapat Perhatian dan Kecurigaan warga namun tidak Berani alias sungkan Melaporkan .

Bahkan Pada Pertengahan 2017 lalu ada 3 orang warga Tornagodang Melaporkan Amrin Panjaitan Kades Tornagodang ke Kejaksaan Negeri Tobasa, saat itu Amrin bahkan Mengancam dan Akan Membunuh Bahkan di sebut Akan Memenggal Leher hingga Dijadikan Tambul Tuak warga yang Melapor Tadi. Kuat Dugaan Maksud dan Tujuan Kepala Desa Tornagodang tersebut Sebagai Salah satu Bentuk Gambaran ancaman agar Warga Ketakutan.

Pada Hari berikut nya saat Pelapor Memenuhi Undangan Polres Tobasa ( 16 Mei 2018 ) beberapa hari kemudian membuat Kades Terlapor Panik dan Gelisah, dengan Dalih menutupi Perbuatan nya Kades Menggiring Warga Tornagodang membubuhkan tandatangan dan dukungan Bahwa Telah Terjadi Dugaan Pencemaran Nama baik.
Hal ini di sampaikan Kabid Pemdes Kabupaten Tobasa bahwa Seorang Kades Yang Terjerat Kasus Korupsi agar tidak Menghasut Dan Menggiring Warga Lainnya ke Hal hal yang tdk Bermanfaat menutup nutupi jika Kades Tornagodang Terindikasi Korup Pungkasnya via sambungan Seluler kepada Penulis.

Warga Tornagodang khusunya Pelapor dan warga Yang sangat Dirugikan berharap Agar Kepolisian Bergerak Cepat menangani perkara korupsi Ini bahkan jika sudah Terpenuhi Dua Alat Bukti bisa diharap agar Pelaku korupsi segera Ditahan ungkap warga Tornagodang yang tinggal Di Rantau. [ OBOR PANJAITAN ]

Editor : Yuni Shara 
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan 

Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI