Ket Gambar : Kadis Kesehatan Manggarai Timur , Dr. Surip Tintin.
Borong–Manggarai Timur | MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN |Terkait meninggalnya salah satu warga sere kelurahan tana rata Kecamatan Kota Komba Manggarai Timur selasa subuh ( 27/03), Kadis kesehatan matim dr.surip tintin menegaskan kepada dukun bayi untuk tidak membantu proses persalinan.
Kepada media melalui pesan whatsup dr. Surip tintin menjawab :
Info yang di terima dari kepala puskesmas Waelengga benar yang bersangkutan Nama (GT) umur 36 thn. melahirkan dan ditolong dukun bersalin di rumah ibunya.
Pasien mengalami Perdarahan berat,dan plasentanya belum keluar, kemudian kader / dukun persalinan melapor pada bidan, dan mobil jemputan datang lalu pasien dihantar ke pustu watunggong sere keluarahan tana rata, bidan setempat melakukan pertolongan tapi keadaan pasien sudah drop, beberapa kali dilakukan pemasangan Infus pun tdk berhasil karena vena pasien sudah kolaps.
tindakan selanjutnya pasien di rujuk ke puskesmas borong tapi sampai di pintu gerbang pasien tersebut sudah tidak tettolong lagi dan meninggal dunia, jelas surip.
( vena kolaps = Pembuluh darah Kempis alkibat pendarahan berat- red).
“Passion harus bersalin di fasilitas kesehatan agar jika terjadi masalah bisa ditangani cepat, bukan bersalin d rumah' apalg ditolong dukun ”Dukun bersalin adalah mitra petugas kesehatan seperti kader tetapi tidak boleh menolong persalinan, sebab sudah banyak bidan terlatih yang tersebar di Manggarai Timur tegas surip “.
Surip juga menghimbau kepada keluarga untuk tidak membawa ibu yang akan bersalin ke dukun, melainkan ke tenaga medis atau bidan terlatih yang sudah tersedia dan siap melayani,” Jika ada ibu yang panggil dukun, seharusnya dukun kontak pustu / puskesmas atau bidan terdekat“ujar surip .
Ketika di tanya terkait penambahan faskes ( fasilitas Kesehatan-red), di pustu serta penambahan dokter dalam rangka meminimalisir angka kematian ibu dan Bayi , menurut surip “ Dinas Kesehatan Manggarai Timur sudah dan sedang mencari tenaga dokter PTT terutama putta daerah untuk di tempatkan di beberapa puskesmas di Manggarai Timur.
saat ini tenagq dokter masih langkah dan kami masih sangat membutuhkan kata Surip ”.
Selain itu menurut surip “untuk mengurangi angka kematian Ibu dan bayi, banyak hal yang harus diperbaiki oleh Dinas Kesehatan Matim, antara lain: Kesiapan SDM, sarana prasarana, fasilitas kesehatan, juga masyarakat nya. [ Louis ]
Editor : Redaktur
Penanggung Jawab : Obor Panjaitan