HEADLINE

1.000 orang Massa GUIP ( Gerakan Umat Islam Pamekasan ) unjuk rasa Di Pamekasan tuntut adili Sukmawati

Redaksi/Senin, 09 April 2018/17:02 WIB

Sebarkan:

Ket gambar  : Madura , ( Senin  Tgl 09 April 2018 Pukul 12.20 Wib. ) Ribuan Massa Gelar unjuk Rasa Terkait Puisi Sukmawati yang menjadi Polemik berkepanjangan. Acara ini dimulai dengan long march Simpang tiga Mapolres Pamekasan .
dan Korlap KH Abd Aziz Moh Syahid ( Pinponpes Al Inayah Pagantenan / Panglima Laskar Madura ) dan Ustadz Herman SH ( Jubir GUIP ).

OBOR KEADILAN.COM | Pamekasan Madura , ( Senin  Tgl 09 April 2018 Pukul 12.20 Wib. ) Ribuan Massa Gelar unjuk Rasa Terkait Puisi Sukmawati yang menjadi Polemik berkepanjangan. Acara ini dimulai dengan long march Simpang tiga Mapolres Pamekasan .
dan Korlap KH Abd Aziz Moh Syahid ( Pinponpes Al Inayah Pagantenan / Panglima Laskar Madura ) dan Ustadz Herman SH ( Jubir GUIP ).
Adapun tuntutan aksi sejumlah massa diantara nya  :
-  Tangkap Bu Sukamawati
-  Ayo penjarakan penista agama
-  ‎Ayo dukung Kepolisian tangkap dan proses penista agama
Rilis Ke Redaksi Media Oborkeadilan.com Rangkaian kegiatannya  sbb :
1. Pukul 12.20 Wib. Massa berkumpul di Masjid Agung Asy Syuhada Jl Maaegit Pamekasan. Massa membawa Sound Sistem yg diangkut Mobil Dumtruk ( Mobil Komando ) dan bendera LPI dan bendera FPI serta spanduk yg bertuliskan " Menuntut Kepada Polri Menangkap dan Mengadili Sukamawati Soekarno Putri Penista Agama "
2. Pukul 12.55 Wib. Massa bergerak ke Mapolres Pamekasan dengan Longmart sambil melantunkan Shalawat Nabi Muhammad SAW dan sesekali menyampaikan orasi "Tangkap dan Adili Penista Agama Busuk Mawati".
3. Pukul 13.15 Wib. Massa tiba di Simpang Tiga Mapolres Pamekasan ( Jl Kesehatan dan Jl Stadion ) . Secara bergantian Orator menyampaikan orasi yg intinya sbb :
-  Kita yg tergabung Umat Islam Madura datang ke Mapolres Pamekasan karena bukan tidak ada kerjaan namun karena agama kami yg dihina oleh Sukmawati Soekarno Putri.
-  ‎Kami Umat Islam Madura tidak terima apabila agama kami dilecehkan oleh Sukmawati Soekarno Putri dengan ocehan Kidung lebih indah dari suara adzan dan Jilbab lebih indah dari konde.
-  ‎Marilah kita lantunkam La Ila ha illallah,  Muhammadur Rosulullah.
-  ‎Para ulama dan Umat Islam menyakini bahwa Sukmawati Soekarno Putri adalah Penista Agama
-  ‎Apabila agama dihina dan kita tetap diam saja maka lebih baik dikafanin saja.
-  ‎Kita tetap dalam satu komando yaitu Komando ulama
-  ‎Proses hukum harus tetap ditegakkan di Bumi Indonesia
-  ‎Alfian Tanjung telah meminta maaf namun tetap dihukum, kalau sampai Sukmawati Soekarno Putri tidak dihukum maka hukum di Indonesia perlu dipertanyakan.
Orasi pun silih berganti salah satu diantaranya
4. Pukul 13.35 Wib.  Orator menyampaikan Pernyataan Sikap yg isinya sbb :
-   Puisi Sukmawati menimbulkan kegaduhan, kontroversi, polemik dan keresahan tengah-tengah masyarakat  terutama umat Islam di Indonesia maupun dunia internasional. Karena hal tersebut mengandung, penghinaan dan pelecehan terhadap ajaran agama Islam dan menyinggung
serta membuat ketidaknyamanan umat Islam di Indonesia dan di seluruh dunia.
-   Menyayangkan tindakan Sukmawati yang menyamakan dan mencampuradukkan antara
budaya dengan agama dengan mengatakan dalam syair Indonesia bahwa konde ibu Indonesia itu lebih baik dari cadar dan suara nyanyian kidung lebih merdu dari adzanmu. Puisi tersebut telah menodai umat. Mendesak Polri memproses memanggil, untuk segera memeriksa, dan memenjarakan Sukmawati sesuai dengan Proses hukum yang berlaku meski sudah meminta maaf kepada umat Islam secara terbuka.
-   Mengajak seluruh pihak terutama umat Islam Indonesia untuk tetap tenang dan menunggu proses hukum yang berlaku di NKRI dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta ukhuwah Islamiah serta tidak mudah terprovokasi terhadap upaya pihak-pihak tertemu yang memanfaatkan situasi ini dengan tujuan untuk memecah belah umat Islam.
Setelah Pukul 13.40 Wib. Beberapa perwakilan ( KH Abdul Aziz Moh Syahid, KH Ali Karrar Shinhaji, KH Ali Salim, KH Umar Hamdan Karrar, KH Fadholi Ruham dan Habib Faisol ) dipersilakan masuk Mapolres Pamekasan, Perwakilan massa diterima oleh Kapolres Pamekasan ( AKBP Teguh Wibowo SIK ) .
Pukul 14.00 Wib.  Muncul menyampaikan orasi yaitu Sdri Irawati Murid ( Mantan Atlit Nasional Tenis Lapangan ) menyampaikan orasi yg intinya sbb :
-  Saya cinta NKRI, Saya juga pernah mengangkat Bendera Merah Putih ketika meraih kejuaraan olah raga di tingkat ASEAN dan saat ini saya mengangkat bendera tauhid.
-  ‎Kedatangan saya semoga dapat memberi semangat kepada temen-teman untuk minta Polisi berlaku adil karena hukum di Indonesia adalah sama.
-  ‎Jika umat Islam hanya diam ketika Islam dihina, maka lebih baik dikafani saja.
-  ‎Berharap kasus Sukmawati segera ditindaklanjuti jika tidak ingin ada aksi Ahok kedua.
Pukul 14.13 Wib. Perwakilan yg masuk yg melakukan audemai di Mapolres Pamekasan keluar bersama Kapolres Pamekasan dan bergabung dengan massa pengunjuk rasa.
Kapolres Pamekasan menyampaikan hasil audensi yg intinya sbb :
- Mengucapkan terima kasih kepada santri dan ulama telah melakukan aksi dengan damai dan santun.
- ‎Sudah dilakukan audemai dengan tokoh agama dan Polres telah memgakomodir pertanyaan sikap.
- ‎Kami harapkan di tahun politik agar tidak terpancing isu menyesatkan
- ‎Kita ciptakan situasi kondusif di Kab Pamekasan.
b.  Penyampaian dari KH Ali Karrar Shinhaji yg intinya :
- Polisi akan tetap memproses Sukmawati Soekarno Putri secara hukum yg berlaku di Indonesia
- ‎Kidung Sukmawati Soekarno Putri lebih parah dari Ahok
c.  Penyampaian dari KH Abdul Aziz Moh Syahid yg intinya sbb :
-  Penista agama harus di penjara dan di bunuh
-  ‎Kami umat islam tidak pernah menistakan agama lain.
8. Pukul 14.40 Wib. Seluruh kegiatan aksi unjuk rasa selesai dan massa membubarkan diri dengan tertib dan aman.
Berikut adalah
a.  Ormas yang ikut aksi:
-  AUMA
-  ‎FPI
-  ‎FPI
-  ‎IKADI
-  ‎Robitho Alawiyah
-  ‎FKM Pamekasan
-  ‎Persis Pamekasan
-  ‎Hidayatullah
-  ‎SI Pamekasan
-  ‎Al Irssyad Pamekasan
-  ‎ACT( Aksi Cepat Tanggap) Pamekasan
-  ‎Remaja Masjid Baitur Rahman
-  ‎PP Al Inayah Sumber Batu Pagantenan
-  ‎PP Malang Raya Pagantenan
-  ‎PD Muhammadiyah Pemekasan
b.  Ikut menyampaikan orasi yaitu Ibnu Hayat ( Kader PKS Pamekasan ) serta Sdri Irawati Murid ( Mantan Atlit Nasional Tenis Lapangan ) yg merupakan orang Jakarta turun ke Pamekasan untuk memberikan dukungan moril terhadap pengunjuk rasa.
[OBOR KEADILAN | Rilis ]


Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI