HEADLINE

STOP JUAL ORANG : NASIB SESEORANG TKI NTT, KANDANG ANJING JADI TEMPAT TIDUR HINGGA JENAZAH TERKATUNG DI KBRI

Redaksi/Selasa, 13 Februari 2018/20:43 WIB

Sebarkan:
Ket Gambar : Tampak Korban Bernama Aldi ADELINA LISAO (Nama Sebenarnya ADELINA SAU) Ia adalah Seorang TKI ilegal yang mendapat perlakuan yang Tidak Manusiawi  mengakibatkan Putri Desa ini meninggal Dunia di Malaysia Penuh dengan tangisan Mereka adalah KAUM TAK BERSUARA ,Dan Jenasa Hingga hari ini Selasa tanggal 13 Februari 2018 Masih berada di KBRI,


STOP JUAL ORANG : NASIB SESEORANG TKI NTT, KANDANG ANJING JADI TEMPAT TIDUR HINGGA JENAZAH TERKATUNG DI KBRI



Media Nasional Obor Keadilan | Jakarta, Hari Ini Seorang Putri Desa ABI Dusun ii Kec.Oenino Kab.TTS Provinsi NTT Bernama ADELINA LISAO(Nama Sebenarnya ADELINA SAU) Ia adalah Seorang TKI ilegal yang mendapat perlakuan yang Tidak Manusiawi  mengakibatkan Putri Desa ini meninggal Dunia di Malaysia Penuh dengan tangisan Mereka adalah KAUM TAK BERSUARA , Dan Jenasa Hingga hari ini Selasa tanggal 13 Februari 2018 Masih berada di KBRI,Saat Putri Desa ini  bekerja, Tempat tidur  Yang di anggap Layak Oleh  Majikan adalah Kadang Ajing ...

2.Pemberantasan Kasus Humantrafficking tanpa Bantuan Media maka ibarat Perahu yang akan berlayar dan tenggelam.

3.Pertanyaan Bagi Pemimpin Negeri Ini, Adakah Rasa Kepekaan,Rasa Cinta,Rasa Peduli bagi para Kaum Tak Bersuara? Beberapa Peristiwa Penjemputan Jenasa  TKI selalau Di bentur dgn Prilaku oknum2 tertentu  pada birokrasi yang Menonjolkan kemarahan seolah2 mereka Cape,pusing dgn terus terjadinya kematian para TKI dan  harus mengantar jenasa2 di berbagai pelosok desa Negeri ini, Alasan2 baru tak terbantahkan mulai dari lepas piket ,uang bensi Dan hal lain ,Bahkan tempat semayam sementara sebelum di kirim ke desa asal peti/ Jenasa Masih di temukan Pada Garasi2 Mobil(diletakan)
Untuk Pemimpin Apakah ini bentuk penghargaan Terhadap Nilai/Dalam Manusia??

Perdagangan Orang  Dan Birokrasi Pemerintahan NTT .
 ,Mari Kita Tinggalkan  Permasalahan Yang saat Ini Ramai Di bicarakan oleh media  Dan  mari kita melihat hal lebih penting yaitu  tentang  Kedukaan  NTT karena dalam Duka Ini, ada sebuah Nilai Peradaban dan Penghargaan Terhadap Manusia yang telah Luntur, Kematian  para TKI ilegal asal NTT  tak Pernah  habisnya apa Penyebnya ?Yang Pasti salah satu faktornya adalah Kemiskinan ,Korupsi merajah lelah dalam RAHIM FLOBAMORA,Lebih dari itu Rasa Kecintaan ,Rasa Kepekaan ,Rasa Kepedulian Terhadap Sesama sudah Hilang krn Peradaban Manusia  Dan Orientasi Manusia  telah berubah...


KEPEDIHAN DALAM RAHIM  BUMI FLOBAMORA "TKI KU SAYANG ,TKI KU MALANG"

Catatan Kaki Anak Kandung FLOBAMORA
1. Hari Ini Seorang Putri Desa ABI Dusun 2 Kec.Oenino Kab.TTS Provinsi NTT Bernama ADELINA LISAO(Nama Sebenarnya ADELINA SAU) Ia adalah Seorang TKI ilegal yang mendapat perlakuan yang Tidak Manusiawi  mengakibatkan Putri Desa ini meninggal Dunia di Malaysia Penuh dengan tangisan Mereka adalah KAUM TAK BERSUARA ,Dan Jenasa Hingga hari ini Selasa tanggal 13 Februari 2018 Masih berada di KBRI,Saat Putri Desa ini  bekerja, Tempat tidur  Yang di anggap Layak Oleh  Majikan adalah Kadang Ajing ...

2.Pemberantasan Kasus Humantrafficking tanpa Bantuan Media maka ibarat Perahu yang akan berlayar dan tenggelam.

3.Pertanyaan Bagi Pemimpin Negeri Ini,Adakah Rasa Kepekaan,Rasa Cinta,Rasa Peduli bagi para Kaum Tak Bersuara? Beberapa Peristiwa Penjemputan Jenasa  TKI selalau Di bentur dgn Prilaku oknum2 tertentu  pada birokrasi yang Menonjolkan kemarahan seolah2 mereka Cape,pusing dgn terus terjadinya kematian para TKI dan  harus mengantar jenasa2 di berbagai pelosok desa Negeri ini, Alasan2 baru tak terbantahkan mulai dari lepas piket ,uang bensi dll,Bahkan tempat semayam sementara sebelum di kirim ke desa asal peti/ Jenasa Masih di temukan Pada Garasi2 Mobil(diletakan)
Untuk Pemimpin Apakah ini bentuk penghargaan Terhadap Nilai/Dalam Manusia??

Penutup Jangan Sekali2 Melakukan hal Yang tidak Adil Kepada Mereka" KAUM TAK BERSUARA"
 krn hari Penghakiman itu nyata.Amin

Sumber
#Grup Hapus Perbudakan
#Relawan Untuk Kemanusian

STOP BAJULA ORANG.

EDITOR : OBOR PANJAITAN

Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI